gravatar

Time To Be Leader ... (2)


Hari jum’at adalah hari yang sangat malas sekali. Selain disuruh berkumpul pukul setengah tujuh pagi, aku ingin sekali menulis! Tapi aku ingat bahwa ini adalah pelatihan untuk menumbuhkan jiwa pemimpin. Jadi, aku harus bangkit dari kasur dan mandi!


Setibanya di himpunan, teman-teman sudah ada yang menunggu. Sudah banyak maksudku. Kami pun langsung disuruh lari pagi bareng. Tapi aku lupa membawa name tag dan kertas. Tapi perasaan was-was pun hilang karena aku sangat senang sekali lari bareng temen-temen mengelilingi kampus tercinta, maksud saya Institut Terbaik Bangsa, ITB.


Aku kebagian kelompok 3 A dan disuruh membuat suatu acara olahraga. Acara yang kami susun bersama kelompok tiga yang lain adalah PETROSCOPE, Petroleum Competition. Kami diberikan materi yang disuguhkan dengan cara simulasi. Ada danus yang mencari dana ke perusahaan, humas yang berkutat dengan birokrasi serta perizinan di ITB dan lapangan yang bolak-balik survey tempat. Pokoknya keren banget!


Sayangnya, aku harus pulang jam setengah sebelas karena aku harus mengurusi surat-surat penundaan SPP. Aku pun kembali lagi setelah jam setengah tiga! Mereka sudah hampir beres melaksanakan tugas. Aku pun ikut membantu sebagian kecil. Pokoknya seru banget.


Teman-temanku yang bertugas di humas dilempar sana-sini mengenai birokrasi dan perizinan. Begitu pun dengan danus yang sering dimainkan oleh direktur, sekretaris, atau manajer dari sebuah perusahaan. Kelompok kami (3) presentasi pada jam tujuh malam. Itu adalah jadwal terakhir kami presentasi.


Maka, setelah kami selesai presentasi, kami pun diberikan semacam evaluasi dari panitia. Dan terakhir, sang Kahim memberikan sebuah filosofi yang membuat semua orang tercengang-cengang. Semua mata tertuju pada mulutnya. Sayang, aku lupa apa yang dikatakannya. Pokoknya keren banget.